Bab 55 - Kemarahan Alfian (2)

1056 Words

“mengerikan...” Gumam Alfian tertahan berhasil membuat tubuhku yang awalnya tadi membeku, kini hancur berkeping-keping, seperti sebuah patung es yang sengaja di tusuk dengan begitu kuat di bagian d**a dan membuat retakan dalam yang akhirnya berhasil membuat retakan itu menyebar dengan cepat sebelum kemudian akhirnya pecah berkeping-keping. Satu kata yang akhirnya membuatku menyadari bahwa Alfian memang tak menginginkan anak sama sekali dalam pernikahan kami. Perutku seolah bergejolak dengan rasa mual yang tak tertahankan. Sontak aku berdiri, membuat Alfian terkejut dan menatapku dingin. “a-aku ke toilet sebentar,” gumamku lirih. Aku merasa untuk kali ini, aku tak perlu meminta jawaban dari Alfian. Aku membalikkan tubuhku, meringis mencoba menahan tangis yang ingin kembali menyesak kelua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD