Bab 130 - Papip dan Mamim Deeva

1846 Words

Senyumku melebar begitu melihat wajah terkejut dan tak percaya yang Alfian perlihatkan begitu melihat siapa orang yang ada di kamar Deeva sekarang. Aku mengangkat kepalaku, sedikit sebelum kemudian kembali ke arah orang yang sedang menemani Deeva di ranjangnya. Wajah Alfian memerah, sedikit mengeras menyadari bahwa pria yang menjadi pembahasan mereka baru saja pada akhirnya berada di depan matanya dan sedang mengusap puncak kepala putri kesayangannya dengan penuh kelembutan. Tanpa sadar, tangan Alfian mengepal sama seperti saat melihatku dengan Bintang tempo hari. Wajahnya terlihat tak rela melihat putri kecilnya memamerkan senyuman manisnya di depan orang lain, terutama Mas Dito yang dipanggil Papip oleh Deeva. “Mommy... kata Mamim, dia minta maaf karena baru jenguk Deeva sekarang,” kek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD