“Mbak, lihat yang bulat itu,” ujarku kepada Pramuniaga meminta kalung dengan bandul berbentuk lingkaran yang dikelilingi oleh berlian-berlian kecil yang cantik. Kalung emas putih itu berbentuk rantai tipis namun bandul manis itu dapat menjadi pusat perhatian. Aku menerima kalung itu lalu mendekatkan kaca begitu kudekatkan ke bagian leherku, membayangkan bagaimana tatapan semua orang yang akan melihat bandul itu dengan begitu kagum. “Mammi!” panggil Deeva ceria. Dia keluar dari bagian dalam toko yang mempunyai banyak perhiasan untuk anak kecil. Aku menoleh dan melihat Deeva kini berada di dalam pelukan seorang pria dengan tubuh bidang sembari memeluk leher orang itu. Deeva selalu seperti itu jika sudah bertemu dengan orang-orang yang dia sayangi dan menyayanginya juga. Sikap mandirinya

