Di ruang kerjanya yang penuh misteri, Alex duduk dengan berkonsentrasi, tangan bertumpu di atas meja seperti sedang memikirkan sesuatu yang rumit. Suasana ruangan terasa tegang, seolah-olah terdapat rahasia besar yang tersimpan di balik dinding-dindingnya. Dalam ketegangan yang menggelayut, Alex terus membenamkan diri dalam pemikirannya yang dalam, berusaha mencari jawaban atas sesuatu yang belum terpecahkan. Alex tersadar dari lamunannya ketika pintu ruangannya terbuka, menampakkan Van yang memasuki ruangan dengan langkah mantap. Mata mereka bertemu, dan dalam sekejap, terasa seperti ada pemahaman yang tidak terucapkan di antara mereka. "Ada apa, Van?" tanya Alex dengan suara datar, memberi isyarat bahwa sesuatu yang penting telah terjadi. Suasana di ruang kerja Alex kini terasa lebi

