BAB 65 RYAN TERTEKAN

1606 Words

“Kabar apa yang kau inginkan, Ryan?” Tanya Daniel dingin. “b******k kau, Daniel! Jangan bermain-main! Cepat katakan bagaimana kondisi Karin!” Bentak Ryan, melalui sambungan telepon. Terdengar suara hembusan napas Daniel. Ia diam sebentar, sebelum pada akhirnya membuka suara. “Apa yang sudah kau lakukan kepada Karin? Mengapa ia sampai koma begitu?” Mendengar penuturan Daniel, Ryan menjadi lesu. Ia rasanya ingin berlari menuju bandara untuk segera kembali ke Jakarta menemani Karin. Suara Ryan, melalui sambungan telepon yang memanggil namanyalah membuat Ryan tersadar dari lamunannya. “Aku akan segera datang ke rumah sakit, setelah semua urusanku di sini selesai!” ucap Ryan. Ia kemudian, menutup sambungan telepon. Ryan kembali masuk ruang sidang, dengan tatapan mata yang kosong. Ia kem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD