BAB 63 RYAN KACAU

1608 Words

“Kau tidak bisa melepaskan infus itu begitu saja! Kau masih harus beristirahat, setelah sadar dari koma!” Tegur Ryan, dengan suara pelan tidak ingin membuat Karin menjadi marah. Karin menjadi tersentak terkejut. Ia langsung saja melihat ke arah Ryan, tetapi ia tetap mencabut jarum infus dari tangannya tidak peduli, kalau hal itu membuat darah keluar dari tangannya. “Jangan mendekat!” Teriak Karin histeris, ketika dilihatnya Ryan hendak bergerak maju ke arahnya. Karin turun dari ranjang dengan terburu-buru dan tidak menyadari, kalau kakinya masih terbelit selimut, sehingga akhirnya ia jatuh ke lantai. “Aw!” Karin menjerit kesakitan, sambil meraba perutnya yang terasa sakit. Dan ia menatap sedih, ketika melihat baju pasien yang dipakainya sudah menjadi merah, karena noda darah, begitupul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD