“Kau sudah melihat bukan, kalau aku masih hidup dan tidak melakukan kebodohan, seperti yang kau inginkan. Sekarang keluarlah dari apartemen ini!” Karin menunjuk ke arah pintu apartemennya. Namun, bukannya menuruti perintah Karin, Ryan justru duduk di sofa ruang tamu apartemen Karin. Dengan santai ia berkata, “Mengapa aku harus pergi dari sini? Sementara apartemen ini atas namaku!” Karin langsung terdiam membisu dan hanya memperhatikan saja, apa yang dilakukan oleh Ryan. Ia masuk kamar, lalu menutup pintu dan menguncinya. Dibukanya lemari pakaian, lalu dimasukkannya baju-baju miliknya ke dalam koper. Setelah beres, ia membuka pintu kamarnya, lalu keluar. Ryan yang sedang bermain dengan ponselnya mendongak, ketika melihat pintu kamar Karin terbuka. Dan ia menjadi heran, saat melihat Kari

