Reagan duduk di salah satu kursi cafetaria yang kosong. Ia baru saja memesan segelas iced americano dan seporsi mini donat rasa lemon. Ia mengamati lalu lalang manusia yang berjejal di trotoar jalan sambil menikmati malam minggu bersama dengan kenalan atau orang terkasih mereka. Beberapa stand makanan dan minuman dibuka untuk memeriahkan festival menuju perayaan ulang tahun Kota Pianika. Pria berkaos biru soft itu tersenyum sekilas setelah seorang pelayan meletakkan pesanannya di atas meja. Tak lupa selipan kata terima kasih mengiringi penghujung ucapannya yang cukup serak. Ia terserang flu karena menyisir sungai di jam dua dini hari bersama dengan beberapa rekannya, meskipun tak menemukan sesuatu yang berguna. Tidak lama kemudian, seseorang yang ditunggunya pun masuk ke dalam cafetaria

