BAB 14: Meminta Keadilan

1172 Words

Reagan berjalan menyusuri sebuah gang kumuh yang berdekatan dengan dermaga. Ia tengah mencari seseorang di sana dan menemukannya tengah duduk di pinggiran tebing menjorok ke laut. Bisa jadi, pria paruh baya itu hendak menceburkan dirinya ke dalam lautan yang dingin dan abadi di sana tanpa ingin ditemukan oleh siapa pun. Air matanya mengalir deras, tangannya memeluk figura foto yang sempat dibawanya sebelum jasad putrinya dikremasi. Jajaran botol minuman keras dan sebuah alat pancing diletakkan sembarangan. Ia mengadu kepada dewa yang mungkin bersemayam di dalam laut untuk menelannya saja. Setelah itu, ia merasakan embusan angin yang marah menerpa tubuhnya. Deru ombak yang saling berperang menabrak tebing, seakan-akan merayunya untuk kekal di dalamnya. Sebuah fenomena yang dapat dipahami s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD