BAB 45 kegemparan Asosiasi

2460 Words

"Yang mulia!” Suara tamparan menggema di ruangan serba putih itu. Victor jatuh tersungkur membentur kursi rias yang berada di belakangnya namun pemuda itu segera bangkit tanpa mengeluarkan sepatah suarapun. Disampingnya ada sosok anggun yang menangis memegangi pipi putranya. “Apa yang kau berani membohongiku?” Hayde sangat murka. Dia menunjuk wajah Victor penuh amarah dan kembali memuntahkan amarahnya. “Anak ini berani membohongiku dengan mengatakan bahwa mereka mati dan hanya kau yang berhasil keluar! Kau memuntahkan omong kosong pada media membuat semua orang melihat betapa hebatnya dirimu yang menjadi satu-satunya yang selamat! Tapi sekarang? selamat! Kau akan di cap sebagai pengecut oleh semua media setelah pamanmu melakukan konferensi pers secara resmi!” “Yang mulia, Victor masih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD