Aku berteriak dengan panik saat melihat jam dinding di kamarku. Vio masih tertidur dengan nyenyak di balik selimutnya dan sama sekali tidak terganggu dengan teriakanku. Padahal semalam aku sudah menyalakan alarm agar pagi ini bisa bangun lebih awal, tapi aku malah melewatkannya. Hari ini sekolah Vio mengharuskan orang tua murid berpartisipasi dalam piknik di alam terbuka dan Vio sudah tidak sabar menantikannya. Semua murid dan orang tuanya harus berkumpul jam sembilan pagi di sekolah dan setelah itu bus sewaan akan membawa semuanya ke tempat wisata yang dituju. Kebetulan tujuan wisata kali ini adalah sebuah kebun lemon yang berada beberapa jam dari kota. Jam dinding di kamarku sudah menunjukkan pukul setengah sembilan. Aku tidak yakin akan bisa mengejar keterlambatan kami karena Vio sen

