*** “Salah enggak ya keputusan yang aku ambil?” Masih di sofa ruang tengah, pertanyaan tersebut Isyana lontarkan pada dirinya sendiri setelah sebelumnya menyudahi panggilan dengan Panji. Terlibat perdebatan dengan Soraya kemudian tak sengaja keceplosan, dia panik luar biasa. Tak tahu harus melakukan apa, tapi takut rahasia lainnya terbongkar, Isyana sigap menghubungi sang bos untuk meminta dibantu. Menceritakan apa yang terjadi pada Panji, Isyana tidak ingin bosnya tersebut macam-macam dan hanya ingin Soraya diberi peringatan agar tidak mengganggu hubungannya dengan Sean. Panji mau? Jawabannya adalah iya. Entah akan melakukan apa pria itu setelah dimintai bantuan olehnya, Isyana tidak tahu. Namun, yang jelas pria itu menjawab bersedia. “Semoga aja Pak Panji enggak macam-macam deh,” u

