Bagian Empat Puluh Lima

1040 Words

*** “Ini Soraya niat enggak sih buat ketemu sama aku? Hampir dua puluh menit aku nunggu, dia malah nggak ada tanda-tanda datang.” Kembali mengeluh setelah cukup lama menempati sebuah meja, raut wajah Sean terlihat begitu masam. Menepati janji bertemu dengan Soraya di sebuah restoran yang tidak jauh dari gedung kantor, Sean sampai pukul setengah satu siang. Sempat menduga Soraya tiba sebelum dirinya, dia justru tidak mendapati sang sahabat di meja mana pun. Coba mengerti Soraya karena jarak kantor perempuan itu cukup jauh, Sean menunggu sambil memesan minuman dan makanan. Berharap sang sahabat datang sebelum apa yang dia pesan datang, Sean kecewa karena Soraya justru tak kunjung muncul. Padahal, pekerjaan di kantornya sedang cukup banyak. “Apa iya dia cuman mainin aku?” tanya Sean lagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD