Bagian Lima Puluh Tujuh

1054 Words

*** “Ibu, maafin Isyana. Isyana enggak tahu.” Berdiri sendirian di dalam lift, ucapan lirih tersebut keluar dari mulut Isyana. Diberitahu tentang pelaku yang sudah menabrak Paramitha hingga koma, dia shock setelah nama yang Erick sebut adalah nama Panji. Sempat tidak percaya dengan apa yang dilontarkan pria itu, Isyana bertanya tentang bukti, dan bukan sekadar bualan, Erick mengirimkan beberapa bukti yang cukup kuat—membuat mental Isyana seketika down. Meskipun sadar Panji adalah orang yang jahat, Isyana tidak menyangka pria itu akan melakukan hal sadis demi melancarkan aksinya. Tak diam saja setelah dikirim bukti oleh Erick, Isyana memutuskan untuk pergi ke rumah Panji, karena setelah semua yang pria itu lakukan, dia tak bisa diam saja. Tanpa meminta izin pada Sean, Isyana pergi beg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD