Balas Budi

1491 Words

“Iren, sekarang kamu sudah jadi orang kaya. Hidupmu pasti bahagia. Kamu jangan lupa sama Mama. Setiap bulan kirimi Mama uang ya?” Aku menatap layar ponsel cukup lama setelah membaca pesan dari Mama Rita. Jari-jariku berhenti bergerak di atas layar. Pesan itu sebenarnya sederhana, hanya beberapa kalimat pendek. Namun, entah kenapa selalu berhasil membuat dadaku terasa sesak. Aku sedang berniat membalas pesan teman-teman di grup. Mereka mengirimkan banyak ucapan setelah pernikahanku dengan Mas Daffin. Karena aku sempat membuka grup itu, statusku terlihat sedang online. Dan seperti yang sudah kuduga, Mama Rita langsung mengirimkan pesan pribadi. Jika aku mengabaikannya, aku tahu akibatnya. Mama Rita pasti akan marah dan mengatakan bahwa aku sudah berubah sejak menikah. Namun, jika aku menj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD