part 56. merasa menang

1438 Words

Selama beberapa hari masa cuti kesehatan yang diberikan Yasmin, suasana di Menara Saverio terasa hambar bagi Kaizan. Meskipun Shinta bekerja dengan sangat patuh, ada kecepatan dan ketajaman insting Vania yang tidak bisa digantikan dalam sekejap. Vania tahu itu. Di apartemennya, ia tidak benar-benar beristirahat, ia menyusun skenario untuk kepulangannya yang harus memberikan dampak lebih besar daripada kepergiannya. Pagi hari di meja kerja Kaizan tampak berantakan. Shinta masuk dengan wajah pucat, membawa tumpukan map yang seharusnya sudah dikategorikan berdasarkan skala prioritas. "Maaf, Pak Kaizan. Saya kesulitan menemukan draf kesepakatan vendor kain untuk proyek interior di BSD. Mbak Vania biasanya menyimpannya di folder terenkripsi yang kodenya hanya dia yang tahu," lapor Shinta de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD