part 35. menolak

1151 Words

Yasmin sedang menyesap kopi hitamnya sambil membaca draf tuntutan untuk sidang jam sepuluh nanti. Rambutnya disanggul rapi, memperlihatkan leher jenjang yang dihiasi kalung pemberian suaminya. Kaizan turun dengan setelan jas abu-abu gelap, tampak sangat gagah. Ia duduk di samping Yasmin, mengabaikan piring sarapannya sejenak hanya untuk menatap wajah istrinya. "Kamu terlihat sangat fokus pagi ini, Sayang," bisik Kaizan. Yasmin menoleh, tersenyum tenang. "Kasus ini cukup rumit, Kai. Hak asuh anak klienku sedang dipertaruhkan. Aku tidak boleh lengah." Nur datang membawakan piring nasi goreng untuk Kaizan. Ia melirik Kaizan, lalu melirik Yasmin. Sebagai ART yang sudah lama hidup dalam pahit getir bersama Yasmin, Nur selalu punya radar yang tajam. “Mas, miring dasimu,” kata Yasmin. “Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD