Episode 29 The Truth II

1859 Words

"Langsung aja kalau gitu, Ren." Suara Faza mulai melirih. "Gue?" tanya Mauren setengah tak percaya. Begitu dia mendapat anggukan kepala dari yang lainnya, barulah dia memulai cerita. "Gue menyambung cerita Acel tadi. Emang bener Om El sama Papi rencanain kita untuk kuliah kedokteran di luar. Awalnya Papi bilang suruh gue ikut Acel aja ke Kanada. Tapi—" Eza menyeletuk tiba-tiba. "Ya bagus, deh. Lo berdua pindah aja bareng-bareng dan hidup bahagia di sana selama-lamanya. Kalau perlu nggak usah balik lagi. Kali-kali aja lo berdua emang jodoh. So, why not?" Azel menatap sinis Eza. "Kenapa bilang gitu? Cemburu?" "Siapa? Gue?" kemudian tawa Eza menyembur. Mauren mendesis jengkel. Berusaha sebisa mungkin tidak mengindahkan perkataan si tengil. Itu hanya akan menambah kerjaannya saja. Toh, di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD