Senin paginya Stella berangkat lebih cepat dari biasanya, dia bahkan sampai meninggalkan Kinara hanya dengan pikiran ingin bertemu Evan secepatnya. Dia ingin mengajak pria itu bicara dan menjelaskan semuanya, sesuai dengan pesan Kinara. Temannya itu benar kalau sudah seharusnya dia berkata jujur pada Evan tentang semuanya dan membiarkan pria itu memutuskan apakah dia masih mau bersamanya atau tidak. Lagipula apa yang dilakukannya itu, menolak Evan hanya menyakiti dirinya dan Evan saja. "Stell, tumben lo cepat banget datangnya." Sapaan Vita mengejutkan Stella yang tengah duduk duduk di kursi kerjanya sambil berpikir bagaimana dia harus bersikap ketika bertemu Evan nanti. "Oh Vita, lo datang cepat juga ya hari ini?" Stella menjawab dengan pertanyaan. Vita menunjukkan berkas ditangannya,

