DUA PULUH DUA

2378 Words

Dengan pakaian tidur serba putihnya, Stella duduk dipinggiran ranjangnya. Kemudian diatatapnya sekeliling kamarnya. Kemudian dia tersenyum saat beberapa bayangannya ketika bersama Evan melintas dipikirannya. "Maaf..." Katanya dengan kepala tertunduk sebentar, kemudian terangkat lagi. Sambil tersenyum dia bilang, "aku mencintai kak Evan. Tapi maaf sudah ingkar janji dan tidak bisa bertahan." Setelah mengatakan itu, Stella kembali memendarkan pandangannya kepenjuru kamarnya. Kali ini matanya menangkap foto keluarga di samping tempat tidurnya. Foto keluarga yang diambil sewaktu dia masih kecil dan Aurel masih ada bersama mereka ketika itu. Foto itu adalah satu-satunya foto keluarga yang dimiliki Stella karena setelah kematian Aurel, Stella bahkan tidak pernah berbicara lagi dengan papa mama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD