Sang Penguntit

1224 Words

Elia benar-benar dibuat kesal dengan kelakuan kaisar yang sedari tadi terus saja mengukutinya. Mulai dari selesai makan, Elia ketaman, bahkan sekarang Elia ada dikamarnya pun kaisar sudah duduk diatas tempat tidurnya. Bahkan sekarang kaisar itu sudah berbaring disebelah sisi tempat tidurnya. "Kaisar, apa kau tak lelah mengikutiku sedari pagi?, kenapa kau tak kembali kekediamanmu saja untuk beristirahat" ucap Elia dengan menahan rasa kesalnya. "Kau berani mengusir zhen" ucap kaisar datar dengan menatap Elia tajam. "Eits, bukan maksudku mengusirmu, tapi aku hanya menyarankan" ucap Elia sedikit gelagapan. "Ihs kenapa sih, aura kaisar itu begitu menyeramkan" batin Elia. "Zhen akan tidur disini malam ini" ucap kaisar santai lalu memejamkan matanya. "Ehh, nggak bisa gitu dong, terus aku ti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD