"YUNI" teriak Elia. Sedari tadi Elia meneriaki nama pelayannya itu tapi tak ada sautan sama sekali. Elia berpikir kemana Yuni?, biasanya sekali panggil Yuni akan langsung datang tapi sekarang sudah berulang kali Elia memanggilnya dia tak kunjung datang. "Aduh kemana sih yuni, biasanya selalu ada didepan pintu" gumam Elia. Elia pun pusing kemana dirinya harus mencari Yuni karena dia sudah mengitari kediamannya dan meneriaki nama pelayan pribadinya itu, tapi belum ada sautan sedari tadi. Bahkan elia sudah bertanya pada seluruh pengawal yang ada dikediamannya tapi tak ada yang tau satu pun. "Ihs, Yuni kemana sih" kesal Elia sambil menghentakkan kakinya. "Hoss, hoss, ampun yang mulia permaisuri maafkan hamba" Yuni baru saja datang dengan tergesah-gesah dan napas yang tersengal. "Yuni,

