Menyebalkan

1112 Words

Pagi pun hampir menjelang siang, diluar banyak orang yang sudah melakukan pekerjaannya. Beda halnya dengan pemimpin mereka yang masih setia dengan posisi nyamannya, tapa ada yang mengusik maupun menegur mereka. Sudah lebih dari satu jam yang lalu kaisar terbangun, tapi tak ada niatan untuk beranjak lantaran melihat sang istri masih nyenyak dalam tidurnya. Eggghh, eggghh Elia pun menggeliat dalam tidurnya lantaran cahaya yang menerpa wajahnya, bukannya bangun dia malah semakin menenggelamkan wajahnya pada bidang milik kaisar. Dengan senang hati kaisar pun memeluk erat tubuh permaisurinya itu. Senyum pun tak pernah luntur dari bibirnya, sambil mengingat kejadian semalam yang membuat wanita dalam dekapannya itu menjadi miliknya seutuhnya. Walau pun diawal permainannya wanita itu menolak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD