"Mas kangen! Mas sayang kalian!" bisik Angga sambil mencium belakang kepala istrinya, kepala Nara menggeliat merasakan ciuman suaminya. Nara menyambut lengan suaminya, dan menarik seolah memerintah memeluk lebih erat. Nara pun juga rindu tidur di pelukan suaminya. Angga merapatkan tubuhnya, hingga dadanya yang polos menempel di punggung Nara. Dan pria itu mencium pundak Nara berkali-kali. 'Aku kangen banget, Byanara!' batin Angga memejamkan mata sambil menikmati aroma tubuh istrinya, dan dia ikut terlelap. 1,5 jam kemudian Nara terbangun lebih dulu. Perlahan dia menyingkirkan lengan berat suaminya, lalu dia menghadap suaminya, menopang kepala dengan sebelah tangannya. Nara mengusap pelan bagian rusuk suaminya, dimana ada namanya terukir di kedua sisi. "Hei..." Angga menyapa hangat d

