bagian 35

576 Words
Vivi,wanita yang merasa dirinya tak kekurangan apapun,merasa saat ini harus menggunakan cara lain? "Adrian? kita lihat saja, bagaimana aku akan menjungkirbalikkan hatimu,aku akan membuat kamu datang padaku sambil memohon...haha"! Vivi berbicara sendiri sambil meremas tangannya,dia sangat sangat tidak terima dengan apa yang telah di katakan Adrian padanya. di rumah Tanya, setelah selesai mengantarkan anaknya ke sekolah,seperti biasa dirumah Tanya sedang membereskan rumah, tiba-tiba arsi pulang dengan memasang wajah yang kurang enak di lihat. arsi sangat kesal dengan Vivi, "arsi,mengapa kamu pulang sangat awal?apakah kamu tertinggal sesuatu? jika iya,mengapa tidak menelepon saja kan aku bisa mengantarkannya,lagi pula aku bisa naik taxi" Tanya berusaha agar tidak menyinggung Ardi,dia tau jika saat ini suasana hati suaminya itu sedang tidak baik. "inikan rumah saya,mengapa jika saya pulang lebih awal tidak boleh? apa kamu takut aku mengetahui sesuatu"? Ardi tanpa berfikir langsung berbicara yang tidak seharusnya ia katakan, Tanya"..." "ardi,apa maksud dari ucapanmu? ini masih pagi bahkan jam baru menunjukkan pukul 9 lebih,apakah pertanyaan aku tadi ada yang salah? jika memang ada yang salah aku minta maaf,tetapi aku juga sudah berusaha untuk tidak menyinggung kamu"! Tanya sedikit cemberut, namun tetap menahan agar dia tidak terbawa suasana, memang selama arsi mulai berhubungan dengan Vivi, dia bahkan selalu tak memperhatikan jika berbicara dengan istrinya. "aku sangat tidak senang dengan asisten baru Adrian,dia sangat kecentilan pada Adrian aku takut dia bisa membuat Adrian jatuh cinta padanya, aku tidak terima aku masih..."! Ardi tiba-tiba tidak melanjutkan ucapannya. "loh, kan bagus Ardi, kebetulan Adrian juga belum memiliki pasangan,apa ada yang salah jika ia mencari pasangan mungkin saja mereka akan cocok dan nantinya bisa menikah dan.." belum selesai Tanya berkata Ardi sudah berteriak " tidak bisa..." Ardi semakin menunjukkan bahwa dia tidak rela jika wanita pernah ia cintai harus bersama dengan adiknya Adrian. emosi Ardi tidak bisa tertahan lagi,ia langsung berdiri dan pergi meninggalkan Tanya dengan muka yang sedikit bingung, "ada apa dengan dia hari ini? sebenarnya di mana aku salah berbicara"? Tanya tidak terlalu memikirkan kemarahan Ardi, dia tau jika bukan dia yang sedang tidak mood tetapi suaminya,yang entah apa yang terjadi di kantor. di tempat kerja Vivi, " aku merasa benar-benar tertantang oleh bocah ini,Adrian..hmmm, jangan bilang kamu tidak akan bisa menjadi milikku," Vivi berbicara sambil tersenyum,sepertinya suasana hatinya saat ini sangat baik, masih.memikrkan bagaimana cara mendekati Adrian, teleponnya tiba-tiba berdering, "halo ayah, ada apa," Vivi menjawab telepon ayahnya dengan sedikit merasa aneh,tidak biasanya ayahnya menelepon di waktu yang seperti ini, " Vi,... ayah sudah membuat keputusan, kamu kembalilah besok atau lusa, ayah sudah mendapatkan calon suami untuk kamu, dia adalah anak dari teman ayah, kamu jangan coba-coba menolak, jika dalam sebulan ini kamu tidak pulang ke kota S, jangan salahkan ayah untuk tidak membantu urusan kamu, dan yang pasti ayah akan membatasi uang yang ayah kirimkan tiap bulan untuk kamu,ingat itu"! ayahnya bukanlah seseorang yang suka bercanda ,Vivi tentu tau itu saat dia mendengar perkataan ayahnya dia sedikit gugup,. "ayah...! aku..."! Tut Tut Tut saat mau menjelaskannya,ayahnya bahkan tak ingin mendengar penjelasan Vivi. Vivi memang wanita yang tidak kekurangan apapun,terlepas dari itu ,dia sebenarnya hanya ingin agar orang tuanya sedikit memperhatikannya,dari kecil hingga dia dewasa dia hanya bersama dengan adik ayahnya yaitu bibinya, memang semua yang dia inginkan selalu dia dapatkan tetapi tidak dengan kebersamaan dengan orang tuanya. itu membuat Vivi berubah menjadi pribadi yang berbeda dari wanita lain, dia tidak membenci orang tuanya hanya kurang kasih sayang dari mereka. sebanyak apapun harta yang kita punya , kebersamaan dengan keluarga yang harus di utamakan.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD