plak.
suara tamparan jatuh di pipi Ardi,
"haha... ardi,kamu pikir aku wanita miskin seperti istri kamu yang kucel itu'...!,kamu bersama denganku selama 5 tahun lebih,dan saat ini hanya karena aku mengikuti kamu ke kota ini,lantas kamu mau membuang aku begitu saja" Vivi berbicara sambil menaikkan sudut bibirnya,dia jelas sangat marah.
ternyata selama ini dia hanya menjadi mainan saja bagi Ardi,hanya menjadi teman ngobrol saat di tempat mereka bekerja dan tidak lebih dari itu,
" arsi,mengapa kamu tidak mengusir aku saat pertama kita bertemu? mengapa saat aku sudah semakin nyaman pada kamu ,kemudian saat ini kamu mau membuang aku? haha.. aku bukan tidak ingin menikah dengan kamu,tetapi saat ini aku masih menunggu kamu akan bertanya padaku , "! Vivi berkata dengan emosinya Yang hampir meluap, air matanya masih bergenang di sudut matanya, " kamu akan melihat bagaimana akhir dari hubungan kita,aku akan pastikan istri kamu tidak akan menerima semua ini jika aku akan menceritakan pada dirinya tentang hubungan kita," Vivi mulai memprovokasi Ardi,itu agar Ardi tidak meninggalkannya, " Vivi.. kamu mengancam aku,? kamu jangan coba-coba ya, atau begini saja, aku kebetulan memiliki seorang adik, kamu boleh kenalan dengan dirinya agar kita bisa tetap bersama,meskipun kamu mungkin tidak terlalu menyukainya, kata arsi mengalihkan pembicaraan dan dia memberi ide pada kekasihnya itu.
"arsi,, kamu jangan terlalu naif ya,apa maksudnya ini? kamu tidak ingin menikah denganku tetapi masih menyuruh aku untuk bersama dengan adikmu? apa kamu ingin aku hanya akan menonton kalian saat kamu bersama dengan istrimu"? Vivi menyimpali, dia memang tidak setuju dengan ide yang di berikan arsi padanya,tetapi dia tidak ingin pulang ke kota K saat ini. Vivi tanpa mau mendengarkan apa yang ingin di katakan oleh Ardi lagi, dia langsung mengambil tasnya dan pergi meninggalkan Ardi di sana, dia harus berfikir dengan kuat bagaimana dia akan menghancurkan hubungan Ardi dan istrinya. Vivi tidak menyala Ardi akhirnya merasa bosan padanya,. tentu itu pernah di katakan padanya oleh Tanya saat pertama mereka bertemu, dan Tanya memang tidak tau tentang hubungan mereka.
di rumah Tanya, semua sedang sibuk, dan tanya sangat bahagia saat itu, mereka telah berkumpul, setelah 5 tahun lebih mereka berpisah. memang kadang-kadang Tanya selalu melakukan obrolan video,tetapi bagi Tanya itu tidaklah cukup.
arsi masuk ke rumah dengan sedikit lesu,dia takut Vivi akan datang suatu hari padanya dan merusak rumah tangganya.
Vivi ,
wanita ini sangat berani,dia merasa karena terlalu cantik hingga berkata pada arsi,jika mata arsi telah buta karena memiliki istri yang sangat kucel dan kampungan itu, "aku harus mencari penginapan atau hotel di dekat sini,aku harus bisa masuk ke keluarga Ardi," Vivi bergumam dalam hati dia kemudian tertawa dengan sangat besar,
"Ardi,apakah kamu lelah saat ini"? sapa istrinya denah lembut, Ardi tidak lelah,tetapi sangat frustasi saat itu,dia takut Tanya mengetahui tentang apa yang selama ini dia lakukan, Ardi kemudian menjadi merasa bersalah dan menyesali apa yang telah ia lakukan.seharusnya dia tidak menjalin hubungan dengan wanita lain.
di hotel tempat Vivi tinggal,
Vivi sangat mudah mendapatkan kontak adik dari Ardi, Adrian, adik Ardi yang berumur 28 tahun,sedang Vivi sudah 30 tahun.