bagian 31

530 Words
lima tahun sudah berlalu, saat ini Ardi sekeluarga memutuskan untuk pulang ke kota asalnya, selama lima tahun juga Tanya tidak pernah tau, suaminya Ardi telah menyimpan seorang selingkuhan yang tidak lain adalah teman kantornya . Tanya merasa rindu dengan orang tuanya dan mertuanya,jadi setelah mereka merenovasi rumah menjadi sedikit besar,dia akhirnya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman. wanita yang bersama Ardi sama sekali tidak setuju,tetapi mau gimana lagi,dia hanya seorang wanita selingkuhan.memang dia dan Ardi hanya berpacaran saja,dan Ardi belum pernah melakukan hubungan yang lebih dari pada sebatas berpelukan saja,Ardi masih menghargai dirinya sebagai seorang lelaki yang telah beristri,Vivi juga tidak pernah meminta untuk di nikahi. saat ini usia tanya sudah memasuki 23 tahun, Dan anaknya fellia sudah berusia 6 tahun,tentu dia telah menyelesaikan TK dan akan memasuki sekolah dasar. Tanya ingin agar anaknya dapat tumbuh bersama dengan dia dan neneknya sangat rindu padanya, wanita ini sangat sensitif sehingga selama lima tahun itu,dia benar-benar menjaga tubuhnya dengan baik,tetapi belum siap untuk memiliki anak lagi, arsi sebenarnya ingin agar mereka bisa memiliki anak satu lagi,namun Tanya masih belum mau,saat melakukan hubungan,tanya selalu menyuruh arsi menggunakan pengaman, bukan tidak mau punya anak,tetapi Tanya masih belum menerima kenyataan,bahwa dia tidak puas dengan suaminya itu,. tepat ketika mereka telah sampai ke kampung halamannya, mereka langsung di sambut oleh orang tuanya, tetapi yang arsi tidak tau, Vivi ikut pindah kerja dari kota K, menuju kampung Ardi,demi lelaki ini Vivi rela menelepon ayahnya untuk meminta ayahnya membantunya. "halo sayang,,apa kamu melupakan sesuatu" tanya Vivi mendekati Ardi dan berbisik pada Ardi, karena terkejut arsi menoleh pada wanita yang memanggilnya sayang, saat itu Tanya sedang ke toilet umum, " ah,Vi,, kamu.."! kata Ardi tidak melanjutkan kata-katanya, " iya, sayang,mengapa...? kaget karena aku bisa ada di sini? jangan-jangan kamu mau melupakan aku"? Ardi terlihat sedikit pucat, ternyata wanita ini memang sangat berani. "ah,..kamu jangan gila Vi, ayo ke sana aku mau bicara dengan kamu"! kata Ardi pada Vivi dengan mata melotot, Vivi terlihat sedikit takut,karena selama mereka bersama,Ardi tidak pernah memperlihatkan ekspresi seperti itu "Ar,mau kemana"? Tanya tiba-tiba datang,dan bertanya pada suaminya itu,. Ardi kaget namun Vivi sudah berjalan duluan agar Tanya tidak melihatnya,. sedangkan selama di kota K, bahkan teman-teman Ardi juga tidak pusing dengan hubungan antara arsi dan Vivi,mereka malas mengurusi masalah orang lain,selama itu tidak menggangu lingkungan atau suasana. "aku ingin membeli makanan, untuk makan siang kamu dan fellia pulanglah dulu ke rumah,jangan lupa bagikan oleh-oleh untuk ibu dan adik ya" kata Ardi mencari alasan yang tepat , Tanya hanya mengangguk dan berlalu bersama fellia. Ardi langsung ketempat Vivi ,untuk menjelaskan apa yang membuat dia khawatir, "Vi, kamu tidak seharusnya datang kesini.kamu tentu tau jika ayahmu telah menyuruh kamu untuk mencari pria lain yang bukan suami orang,aku juga tidak masalah,aku tidak mungkin bersama dengan kamu selamanya,di keluarga kami,sangat tidak di bolehkan memiliki istri lebih dari satu,kamu juga menolah aku untuk aku nikahi,jadi kamu harus mendengarkan pernyataan aku saat ini,kita putus saja"! arsi langsung bersikap tegas di depan Vivi, dia takut jika istrinya akan tau tentang hubungan mereka, " aku harap kamu akan kembali ke kota K,dan mencari jodoh di sana,aku akan menanggung biaya pesawat untukmu"! kata Ardi lagi ,dia berbicara dengan acuh tak acuh pada Vivi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD