Dan disinilah Aira berada sekarang, duduk menunggu kedatangan sang Mama ditemani satu hot chocolate. Remaja satu itu berulang kali menatap jam di tangannya sambil sesekali melihat pintu masuk caffe saat bunyi cling nyaring terdengar diatas pintu saat pintunya dibuka. "Mama." akhirnya wanita yang ditunggunya datang, dengan penuh semangat Aira melebarkan tangannya dan memeluk sang Mama dengan erat. "Aira rindu sekali sama Mama." "Mama juga rindu sekali padamu." Bella melepaskan pelukan keduanya dan menakup wajah sang putri, menatap kedalam manicnya yang jernih, "Kamu baik-baik sajakan selama Mama tidak ada di rumah? Lalu Askara? Apakah dia juga baik?" "Iya. Kami berdua sangat baik." manic kelam itu berkaca-kaca. Bella yang mendengar jawaban Aira lantas tersenyum lega kemudian membawa Ai

