Setelah makan, Barra memutuskan untuk pulang. Melihat suasana hati Afifah tidak baik. Dia tahu sepertinya ada yang membuat Afifah marah. Kini mereka masih berada di restoran tempat makan. "Lebih baik kita pulang." Ajak Barra yang baru usai makan. "Kenapa, Pa. Belum juga main di timezone." Sungut Fara memanyun. "Sayang... Besok-besok kita bisa ke mall lagi." Bujuk Barra agar Fara mau mengerti. Sedangkan Reisya melihat Afifah yang belum juga menyentuh makanannya. Ia sesekali menatap wajah Afifah yang datar. "Mama kenapa? Kok makanannya gak dimakan." Barra sesaat menoleh kearah Reisya dan Afifah. Barra mengambil ahli piring Afifah, lalu ia menyuapkan Afifah. "Buka mulut kamu. Aaaaa." "Apaan sih, Bar. Aku gak lapar." Tolak Afifah. "Ntar kamu sakit. Makan ya, sedikit aja. Kasian loh anak

