47. I LOVE YOU, BARRA

1117 Words

Pada akhirnya Afifah tak bisa menahan perasaan. Pagi hari Afifah terbangun diranjang tanpa sehelai apapun menutupi tubuhnya. Ia melihat sudah rapih dengan setelan jas. "Kamu mau kemana?" Tanya Afifah menutupi tubuhnya dengan selimut. "Aku mau kantor dulu." "Pulangnya jam berapa?" "Kenapa? Udah enggak bisa ya lama-lama jauh dari aku." Barra melempari Afifah dengan mukanya yang jahil. "Ish.. Nyebelin!!" Cerca Afifah seraya ia menghantam Barra dengan bantal ditangannya. "Afifah jujur aja sih kenapa? Bilang gitu kalau udah cinta sama Aku." Afifah mendengus sebal sambil membuang wajahnya pada Barra. 'Mulai lagi dia. Walau omongan dia benar juga sih. Ini juga mulut susah amat cuma bilang aku cinta kamu.' Menggerutu Afifah dalam hatinya. Afifah masih terdiam untuk sesaat, ia berusaha menik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD