21

1109 Words

Berulang kali Kay mengernyit bingung saat kembali melirik Karim. Sejak mereka bertemu di depan pos satpam, cowok itu terlihat murung. Apa yang dipikirkannya, Kay juga tidak tahu. Tadi Kay sudah bertanya ada apa, tapi Karim hanya memandangnya sekilas tanpa mengatakan apa pun. Seperti tidak mau diganggu. Sumpah, perjalanan pulang ini jadi terasa tidak menyenangkan. Biasanya, sambil menunggu angkot seperti ini, meski pun tidak banyak, Karim akan menyahut ketika Kay bertanya atau mengajak mengobrol. Sebenarnya apa yang dipikirkan Karim? Apaada masalah? Berpikir kalau ada masalah yang sedang dihadapi Karim membuat Kay sedikit tersentak. Dipandanganya lagi Karim dengan cemas. "Kak Karim lagi ada masalah ya?" Tidak ada respon. Karim masih saja diam memandang ke depan meski Kay sudah agak lam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD