28

1104 Words

Pintu itu terkuak perlahan. Tidak ada siapa pun yang terlihat di sana. Karim mengernyit. Seingatnya pintu rumah Kay bukan jenis pintu yang bisa terbuka atau tertutup sendiri hanya dengan satu pencetan remot kontrol. Pasti ada yang membukannya ada di balik pintu. Karim berniat untuk mengecek siapa yang ada di belakang sana, tiba-tiba muncul satu tangan dan kaki yang menggayut di pintu. Kemunculan kaki dan tangan itu begitu mendadak hingga membuat Karim kaget. Belum juga kekagetan Karim menguap, satu kepala tersembul cepat dari balik pintu, membuat Karim refleks terlonjak ke belakang. "WELCOME!!!" seru Ibram, si pemilik anggota tubuh, masih sambil menggayut di pintu dengan cengiran bahagianya. Karim melongo menyadari tingkah aneh bocah itu. Masih sambil menatap tak habis pikir, Karim melam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD