16

1792 Words

Setelah beberapa menit menunggu dan yakin keadaan aman, Karim akhirnya keluar dari persembunyiannya dan berjalan menuju gerbang sekolah. Meski terkesan santai, Karim sebenarnya tetap waspada dan siap lari kencang lagi kalau-kalau Kay masih belum pulang dan tiba-tiba menghadangnya di depan sana. Konyol, bukan? Karim sendiri juga tidak mengerti kenapa dia bisa setakut ini untuk berhadapan dengan Kay. Dan di sepanjang perjalanan menuju gerbang, Karim kembali menyalahkan kesimpulan Lolon kalau Karim jatuh cinta pada Kay. Jarak menuju gerbang sudah dekat, namun langkah Karim seketika terhenti. Karim kaget melihat Kay masih di sini. Perempuan itu sedang berjalan sambil meronta-ronta di belakang Agas yang menarik tangannya menuju parkiran. Bukannya berlari menjauh seperti niatnya tadi, Karim ju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD