"Kesha, kamu kenapa? Buka pintunya, Dek?!" panggil Alvaro dari luar kamar Kesha. Alvaro tadi
terbangun dari tidurnya dan langsung ke kamar adiknya, setelah mendengar suara teriakan adiknya.
"Kakak, Kesha takut!" ucap Kesha.
"Buka pintunya, Kesha! Gimana kakak masuk kalau pintunya terkunci?" jawab Alvaro.
"Dobrak, Kak! Dobrak!" ucap Kesha sambil menangis karena sosok menyeramkan itu masih ada didalam kamarnya. Alvaro kemudian mendobrak pintu kamar adiknya, hingga terbuka. Setelah terbuka, Alvaro berlari ke arah adiknya dan memeluk tubuh Kesha yang masih ketakutan untuk menenangkannya.
"Ada apa, Sayang? Apa kamu mengalami mimpi buruk, Now calm down, there's a brother beside you, honey!" ucap Alvaro.
"Tadi ada cewe yang memakai baju putih berlumuran darah, berwajah pucat dan mata kanannya sedikit keluar dan berdarah, ta–tadi disekolah dia ganggu Kesha dan terus dirumah juga, Kesha takut!" ucap Kesha sambil menangis didalam pelukan kakaknya.
"Hantu maksudmu, Sayang! Hantu itu tidak ada, hantu itu hanya ada di film, kamu jangan percaya begitu saja!" jawab Alvaro.
"Dulu Kesha sama seperti kakak yang tidak mempercayai adanya hantu, tapi setelah melihat dengan jelas, Kesha percaya!" ucap Kesha yang masih saja menangis.
"Mana? Kalau memang tadi ada, kakak juga bisa melihatnya, nyatanya kakak tidak melihat? Itu mungkin hanya halusinasimu saja!" bantah Alvaro.
"Ada, Kesha tadi lihat!" timpal Kesha.
"Oke, sekarang tidur ya, besok kamu harus bangun pagi, kan?" ucap Alvaro sambil membelai rambut adiknya.
"Kakak tidur sama Kesha ya, Kesha takut sendirian, nanti dia datang lagi?!" pinta Kesha.
"Baiklah, kakak akan tidur bersamamu!" jawab Alvaro yang menuruti permintaan adiknya.
Disebuah sungai dalam malam, terdapat seorang selebgram berusia 22 tahun dan beberapa crew dan cameraman, manager selebgram tersebut dan pengemudi Speed boat. Mereka akan melakukan photo shoot diatas Speed boat tersebut.
"Azura, tolong dagunya agak diangkat ya?!" ucap Cameraman. Azura sang selebgram kemudian mengikuti arahan dari Cameraman tersebut.
Ckrik, Ckrik, suara bunyi camera yang telah memotret Azura.
"Kinanti, bawa kesini temanmu!" ucap seorang pria dengan suara sangat kecil, seperti berbisik namun terdengar oleh Kinanti sang manager Azura.
"Iya, sebentar!" jawab Kinanti.
Kinanti menepuk pundak Cameraman dan kemudian pergi menjauh dari Azura dan Cameraman dan semua Crew mengikuti Kinanti.
"Aww!" rintih Azura setelah kepalanya dipukul dengan menggunakan kayu dan kemudian Kinanti berkata, "I'am Sorry friends, aku harus melakukan ini!" Setelah berkata, Kinanti langsung mendorong tubuh Azura hingga terjatuh ke sungai.
"Aaaaa!" teriak Kesha hingga terbangun dari tidurnya karena mimpi buruk.
"Dek, ada apa?" tanya Alvaro pada adiknya.
"Kesha bermimpi buruk, Kak!" jawab Kesha.
"Sudah, tenanglah! Hanya mimpi, tidurlah lagi, kakak akan menjagamu!" ucap Alvaro.
Keesokan harinya, Kesha pergi ke sekolahnya dengan diantar kakaknya. Ketika jam istirahat tiba, Kesha pergi ke sungai yang terletak di belakang sekolahnya untuk memastikan benar atau tidak, bahwa sungai yang ia lihat di mimpinya semalam itu adalah sungai yang ada di belakang sekolahnya sendiri.
"Sha! " terdengar suara seseorang yang memanggil namanya. Kesha kemudian menoleh dan ia sangat terkejut karena kembali melihat sosok menyeramkan itu, sehingga Kesha tak sengaja terpeleset dan jatuh ke sungai, Kesha tenggelam di sungai tersebut. Kesha terus berjuang menggapai daratan, namun ia tidak bisa dan akhirnya tak sadarkan diri karena menelan banyaknya air dan kehabisan nafas.
Pukul 10.30 Wib, guru mengabsen seluruh muridnya satu persatu, "Anatasya Gujelin? " Ana kemudian menjawab, "Hadir, Bu."
"Aurel Kesha Dinamartha! " panggil guru itu namun tidak ada jawaban.
"Di mana Kesha?" tanya guru tersebut kepada semua muridnya.
"Tidak tahu, Bu! Tapi, tadi sebelum istirahat dia masih ada?!" Jawab Deby Safitri, teman dekat Kesha.
"Lalu sekarang dia ke mana?" tanya guru tersebut.
"Tadi saya melihatnya pergi ke belakang sekolah Bu," jawab Vanessa.
"Belakang sekolah, apa ke sungai? Tadi saya mendengar ada suara seperti orang tercebur di air Bu, Apa mungkin itu Kesha yang sedang berenang?" ucap Kevin.
"Kesha tidak bisa berenang, kita harus cek ke sana, Bu!" ucap Debby dengan sangat panik.
"Ayo kita cek!" jawab guru tersebut yang menyetujui saran dari Debby. Seluruh murid dan guru tersebut kemudian pergi menuju ke sungai yang terletak di belakang sekolah.
Di sebuah perusahaan, terdapat seorang Direktur yang sedang meeting bersama dengan karyawannya. Namun, meeting itu terhenti karena ponsel direktur tersebut berdering.
"Sebentar!" ucap direktur tersebut yang kemudian pergi menjauh dari sana.
"Halo!" ucap direktur tersebut.
"Kak Varo, Kesha tenggelam di sungai belakang sekolah, Kakak cepetan kesini!" ucap Deby dengan sangat panik.
"Apa?! Baik saya akan segera ke sana!" jawab Alvaro. Alvaro kemudian mencancel meetingnya dan langsung bergegas ke sekolahan adiknya.
Sesampainya di sana, Alvaro langsung pergi ke sungai yang terletak di belakang sekolah adiknya dan bertanya pada polisi dan tim basarnas yang ada di sana.
"Apakah adik saya sudah ditemukan?" tanyanya.
"Belum, Pak! Kami masih melakukan pencarian!" jawab seorang polisi.
Di sebuah tempat yang gelap, seorang gadis berjalan sendirian di sana.
"Aku ada di mana, bukankah aku tadi tenggelam?" ucap gadis itu. Dan kemudian tak berapa lama datanglah seorang wanita cantik yang menghampiri gadis tadi, dengan diikuti oleh puluhan kunang-kunang, tempat yang tadinya gelap, kini menjadi agak terang karena banyaknya cahaya dari kunang-kunang yang ada disana.
"Kesha, kamu ada di duniaku sekarang!" ucap wanita tersebut.
"Kamu siapa? Bagaimana kamu bisa mengenalku?" tanya Kesha.
"Aku adalah sosok misterius yang pernah mengganggumu!" jawab wanita tersebut yang kemudian berubah menjadi sosok wanita yang begitu menyeramkan bagi Kesha. Sehingga membuat Kesha kaget dan ingin berlari. Namun, sosok itu dengan cepat mencekal tangan Kesha, sehingga Kesha tak bisa pergi dari sana.
"Aku tidak jahat, Kesha! Aku tidak bermaksud mengganggumu, aku hanya ingin minta pertolongan darimu saja, karena hanya kamu yang bisa melihat ku," ucap sosok tersebut.
"Ta–tapi" ucap Kesha dengan sangat ketakutan.
"Aku juga sudah pernah datang di mimpimu, wanita yang ada di atas speed boat yang kamu lihat di dalam mimpi itu adalah aku!" ucap wanita itu seraya memotong ucapan kesha.
"Jadi, kamu sekarang hanya arwah?" tanya Kesha.
"Iya, aku dibunuh oleh managerku yang tak lain adalah temanku sendiri!" jawab wanita itu.
"Coba kamu jelaskan semuanya secara perlahan-lahan padaku, agar aku paham!" pinta Kesha.
"Aku adalah Azura seorang selebgram terkenal, malam itu aku dan rekan-rekanku sedang naik speed boat untuk photo shoot ku sendiri. Tapi, ketika mereka telah memotretku, mereka memukul kepalaku dan Kinanti, managerku dengan sengaja mendorongku hingga jatuh tenggelam di sungai itu," jawab Azura.