Mata Keranjang

2858 Words

"Dari mana nggak pulang selama dua hari?" tegur Viola saat Rustam baru saja melangkahkan satu kakinya memasuki  apartemen. "Ada kepentingan yang harus diselesaikan," jawab Rustam tenang, kemudian melemparkan jasnya ke sofa.  "Kamu kerja apa, sih, Mas?" Viola mematikan televisinya kemudian menghempaskan remodnya ke meja.  Rustam terdiam.  "Atau jangan-jangan kamu jadi mafia di sini?" tebak Viola ngeri.  "Huffttt, aku capek. Jangan ngajak berantem, lah." "Kamu itu aneh. Nggak pulang sampai dua hari! Ditanyain kerja apa, nggak pernah jawab. Aku juga nggak boleh pegang Hp, itu maksudnya apa coba?! Aku juga kangen sama orang-orang rumah, Mas." Viola mulai meledak.  "Aku mau kerja apa itu nggak penting, yang penting hidup kamu tercukupi." Rustam mengambil sebotol orange juice di dalam kul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD