My Wife BAB 4 - Love

1352 Words
***** Sherill Pov. Kalian tau ternyata menjadi seorang istri itu tidak mudah Seorang Pria terkadang tidak pernah peka dengan perasaan Wanita, dan aku merasa bahwa mereka hanya ingin kepuasan. Mereka kaya tapi hanya memperkaya harta untuk di pamerkan bukan untuk memperkaya hati . Dan terkadang mereka berfikir bahwa ketika mereka banyak harta apa yang mereka inginkan bisa tercapai hanya dengan uang . Tapi mereka salah .tidak semua yang ada di dunia ini bisa di beli dengan uang , seandainya ada yang bertanya padaku jika aku memiliki uang yang banyak apa yang aku lakukan , maka aku dengan senang hati akan memberikan sebagian hartaku kepada mereka yang membutuhkan. Aku cukup tau diri karena semua didunia ini adalah titipan tuhan yang akan kita jaga dan tidak untuk di sombongkan kepada orang lain karena itu bukan milik kita. Ingat lah bahwa semua yang kita miliki di dunia ini hanya titipan yang suatu saat pasti akan di kembalikan . Dan jangan pernah merasa bangga dengan apa yang kalian punya kalau itu masih pemberian dari orang tua, kalian boleh merasa bangga kalau kalian kaya dengan hasil keringat kalian sendiri. Pov End. Sandrevano. Aku merasa kalau cinta itu datang dengan tiba tiba tanpa permisi terlebih dahulu padaku . Apa aku sudah gila . Wanita itu yah dia istriku seakan membuatku jatuh terpuruk ke lubang yang sangat dalam dan minim pencahayaan. Aku melihatnya sedang menyiapkan sarapan untuk kami dia mengenakan kemeja hitam dan Rok pensil berwarna senada . Bahkan di saat memakai pakaian kerja dia sangat terlihat memesona .apa aku sedang jatuh cinta yah kuakui ketika bersama Winda kekasihku aku tidak pernah merasakan ini pada jantungku berbeda ketika bersama Sherill jantungku bahkan berdetak tak karuan . Tak lama dia menyadari kehadiranku yang sedang duduk sambil memperhatikannya . " Aku baru aja ingin membangunkanmu " Ucapnya padaku . " Ah ya." Ucapku dengan gugup. Haish ada apa denganku fikirku. " Kamu gak apa apa ???. " Ucapnya dengan menatap ku intens . " Oh gak , aku gak apa apa " ucapku saat bisa menormalkan kembali suara ku.Tak mungkin bukan aku mengatakan yang sebenarnya kalau aku sedang gugup, Mau taruh dimana wajahku ini ckkk memalukan sekali. " Baiklah." Ucapnya. Aku pun selesai dan mulai bersiap untuk berangkat .saat aku akan kekamar tak lama kulihat ia muncul dari kamarku dan sudah memegang jas dan tas kerja ku. " Ini." Ucapnya memberikan tas dan jasku . " Ah ya Terimakasih aku berangkat " Ucapku . " Ya hati hati." Ucapnya . Aku pun keluar dari rumah dan masuk ke mobil . Pov End. Sherill Pov. Ada apa dengannya dia terlihat sangat gugup, Hah apa perduliku . Aku pun bersiap untuk berangkat bekerja . @Shans Project bussinest. Aku sampai dan langsung masuk menuju lobi kantorku. Dan kulihat beberapa karyawan yang menyapaku dan membungkuk padaku aku hanya membalas dengan menganggukan kepala dan langsung masuk ke dalam lift menuju Ruanganku yang berada di lantai 12. Sesampainya di depan pintu ruanganku aku langsung masuk kedalam dan mulai berkutat dengan komputer dan berkas berkas ku . Tak lama pintupun di ketuk . " Masuk." Ucapku. munculah seorang Pria Muda dan Cukup Tampan ya dia sekertarisku namanya Daniel aku rasa kalau dilihat lihat kenapa dia tidak menjadi boyband saja wajahnya kan tampan . " Bu Sheril." Ucapnya. Aku terus sibuk dengan berkasku lalu menatapnya. "Yap." “Ini berkas Yang Harus ditantatangani dan pukul 9 nanti ada jadwal Rapat Pemegang saham di Kantor Raymont Property Pusat ."Ucapnya " Baiklah. " Ucapku Ia memberikan berkas yang harus ku tanda tangani. Dan aku mulai membaca nya.Saat selesai menandatangani aku melihat jam sudah menunjukan pukul 08.00 pas kalau berangkat di jam ini. “ baiklah kita berangkat sekarang.”ucapku pada sekertarisku. Pov End. Sandrevano Pov. Hari ini adalah Rapat pemegang saham di kantorku Kulihat orang orang penting mulai memasuki ruangan dengan beberapa sekertaris yang mengekori . Tatapan ku tiba tiba tertuju pada seseorang wanita cantik dan mempesona yang berjalan masuk ke ruangan yang di ikuti oleh seorang Pria muda , Dialah istriku Sherill. Dan kurasa bukan aku saja yang menatapnya kagum tapi pengusaha muda yang ada disini secara terang terangan menatap kagum padanya. Ia menduduki kursi tepat di samping Ayahku dan kemudian memeluk Ayahku singkat. Rapat pun dimulai . semakin hari aku semakin jatuh cinta padanya,awalnya aku tidak percaya tenyang pendapat orang mengenai cinta yang akan datanv dengan tiba - tiba tapj sekarang aku percaya dan aku sangat senang.Lagi pula aku memutuskan berpisah dengan winda karena Sherill . Aku mencintai Sherill dan ingin menjalani rumah tangga hanya dengannya. Pov. Sherill. Terkadang aku sangat bingung dengan sikap suamiku, ia bersikap sangat aneh dan itu membuatku sangat kesal terhadapnya suami yang ku maksud adalah Sandrevano ya jadi kalian jangan salah sangka!!!!. ia menjadi Pria yang aneh dan itu membuatku sangat bingung terhadapnya seperti makin kesini ia selalu bertingkah menjadi sosok suami sungguhan dan itu membuatku sakit kepala yang sangat berlebihan ia bahkan memanggilku sayang, menyuruhku untuk terbuka padanya dan melarangku untuk bertemu dengan pria lain entah kepalanya terbentur dimana akupun tak tau. tapi akhirnya kami benar benar menjalani rumah tangga sesungguhnya walaupun masih terkesan kaku tapi kami coba mengimbanginya karena ku tau ia memang serius dalam hal ini karena ia benar benar membuktikannya dengan putus dari kekasihnya yang bernama winda. 1 tahun kami menjalaninya dan memutuskan untuk mempunyai anak, dan aku sangat bersyukur ketika dokter menyatakan aku hamil,itu membuaku sangat bahagia . Tapi kegoyahan itu terjadi sejak winda datang kembali mengusik rumah tangga kami dan membuat Sandrevano goyah akan cintanya dan ketika usia kehamilanku menginjak 6 bulan ia semakin sering bertemu dengan winda di belakangku dan itu membuatku marah ketika aku bertanya ia hanya mengatakan winda butuh bantuan tapi semakin sering mereka bertemu dan membuatku muak akupun mulai goyah dan bertanya padanya untuk memilih aku atau winda tapi respon yang keluar dari mulutnya hanya kebisuan dan tekad ku kuat untuk mengakhiri semuanya lebih baik berpisah bukan jika kita sama sama hanya saling menyakiti. Dan detik itu juga aku memutuskan untuk pergi meninggalkannya dan pergi dari negaraku untuk membesarkan putrakj seorang diri aku berbicara kepada keluargaku untuk jangan memberitau siapapun tentang kemana aku pergi dan dengan siapa aku pergi karena aku tak mau bertemu dengannya lagi biarlah kisah kami cukup sampai disini karena bagaimana hari esok ikuti saja alurnya maka kau akan tau kiaah seperti apa yang ada di baliknya karena Tuhan sudah mengatur segalanya dan kita tinggal menjalankan sesuai kodrat nya yang telah di tentukan tanpa bisa mengeluh ataupun protes pada apapun yang sudah di berikan. *** Tak terasa sudah 12 Tahun lamanya aku pergi meninggalkan negara kelahiranku Jakarta dan sekarang aku menetap di Jepang. kalian tau sekarang aku sudah mempunyai seorang putra tampan yang bernama Ivan , kalau ditanya anak siapa jelas saja aku akan menjawab bahwa dia adalah anakku dan Sandrevano. Jepang adalah negara tempatku berlabuh dan menetap disana sampai putraku memasuki umur tepat 13 Tahun ya sampai hari ini .Aku juga tidak pernah mendengar kabarnya kembali tapi aku tau pasti ia baik baik saja , terlebih aku dan Putraku disini kami juga baik baik saja aku membangun perusahaan sendiri dan tak ku sangka perusahaan yang ku bangun meraih sukses besar dan semakin maju , ya aku bekerja sebagai Ceo pemilik sebuah perusahaan yang bergerak di bidang fashion berskala internasional yang membuatku terkenal dikalangan designer lainnya dan tak lupa nama dari perusahaanku yaitu Sillvan fashion yang menggabungkan namaku dan juga putra tampan ku . Flashback end . Ya begitulah masa laluku yang cukup kalian tau dan cukup ku ingat di dalam fikiranku karena masa lalu hanya cukup membuatku harus melupakannya tanpa harus ku ingat ingat lagi karena hanya membuatku senakin lemah saja pada akhirnya dan akan terus mengingatnya. " Mom kau melamun." Ucap Ivan padaku . aku sampai tak sadar kalau ia sudah pulang dari sekolahnya. " Ah sudah pulang bagaimana harimu apa di sekolah menyenangkan hmmm." Ucapku menghampirinya . " Biasa saja ya begitulah tak ada yang istimewa makanya aku cepat pulang."Ucapnya menghampiriku lalu memelukku. Aku mencium keningnya dalam, aku bersumpah bahwa apapun yang terjadi aku akan selalu melimpahkan semua kasih sayang yang ku punya hanya untuknya seorang. Putra ku seorang tak ada yang lain ia adalah harta yaling berga yang ku punya karena aku mencintainya dengan tulus dan aku menyayanginya melebihi rasa sayangku pada diriku sendiri bahkan jika harus kehilangan nyawaku sendiri aku sangat rela demi melindungi dirinya dari bahaya yang sedang terjadi karena aku bagai perisai yang akan terus ada di depannya berpijak.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD