Tawaran Dan Perjanjian

1352 Words

Diandra baru saja membuka matanya dan menatap ke sekelilingnya yang tampak tidak asing tapi membangkitkan perasaan yang memang sempat ia rasakan sebelumnya. Matanya membulat dengan sempurna ketika sudah berhasil mengingat kalau sebelumnya memang wanita itu sempat berada di sini dan berakhir dengan tubuh polosnya. “Astaga…” Buru-buru Diandra memeriksa pakaiannya yang memang masih melekat di tubuhnya, jauh berbeda dengan kejadian beberapa waktu lalu. Ia sempat merasa lega sekaligus bingung dengan keberadaan Dirga yang entah ada di mana. “Di mana Pak Dirga? Apa dia sudah bangun duluan ya?” Wanita itu segera turun dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya keluar dari kamar untuk mencari keberadaan sang bos yang ternyata masih tertidur di atas sofa. “Syukurlah, semalam aku dan dia memang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD