“Grace?” orang itu menatap Grace dengan raut terkejut yang tidak ditutup-tutupi terlihat dari matanya yang membola. Berbeda dengan Grace yang sekarang justru beranjak bangun dengan menyunggingkan senyuman sinis pada pria itu. “Apa maksudnya itu, Lio? You lied to me?” tanya Grace dengan merapatkan gigi sambil menunjuk foto keluarga yang terlihat sangat bahagia. Alisnya menukik tajam dengan mulut terkatup rapat. Rahardian, seorang wanita yang kemungkinan Siska, Gio, dan Lionel. Banyak kemungkinan-kemungkinan yang sebisa mungkin Grace sangkal dalam kepalanya saat ini meskipun kelihataannya memang benar. Lio menggeleng cepat kemudian bergerak mendekati Grace. “Enggak, Grace. Gue akan jelasin semua. I'll explain this.” matanya memancarkan ketakutan dan rasa bersalah. Entah mengapa ketakutan

