Bab 28. Karma?

1188 Words

Rudi membeku ditempatnya, saat dia melihat Embun tampak berpelukan dengan pria bernama Langit itu di halaman rumah. Entah apa yang sebelumnya terjadi, kenapa mereka bisa terlihat berpelukan. Tapi yang jelas, Rudi merasa marah dan tidak terima. Dia berjalan mendekati Embun dan Langit dengan tangan yang membawa mainan juga makanan yang dibelinya, untuk anak-anaknya. "Ekhem." Rudi sengaja berdehem. Sontak saja Langit melepaskan pelukannya dari Embun dan Embun juga melepaskan diri dari dekapan Langit. Keduanya tampak terkejut dengan kehadiran Rudi di sana. Terutama Embun, dia sampai tidak berani menatap Rudi dan tampak gugup. "M-mas Rudi?" "Tenang saja. Aku tidak akan menganggu kalian. Aku ke sini hanya untuk bertemu dengan anak-anakku. Aku bawa mainan dan makanan buat mereka," kata Rudi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD