"Mas Rudi! Bangun, Mas!" Samar-samar telingaku menangkap suara Embun, meskipun mataku sudah tertutup, tapi aku bisa merasakan kalau ada Embun didekat ku. Ya Allah, apa aku bermimpi? Mana mungkin Embun ada di sini. Aku pasti hanya bermimpi. Akhirnya, aku benar-benar kehilangan kesadaran sepenuhnya. *** Ku rasakan kepalaku yang terasa sakit, bukan hanya kepalaku saja, tapi beberapa bagian tubuhku juga terasa perih dan sakit. Ya, ini semua gara-gara orang yang sudah merampok ku di jalan. "Astaghfirullah! Uang, mobil!" pekikku kaget, saat mengingat uang hasil jual emas dan mobilku diambil oleh para perampok itu. Sontak saja aku duduk di atas ranjang beroda dan aku baru sadar, kalau saat ini aku berada di rumah sakit. Ya, ruangan yang didominasi oleh warna putih dan bau obat-obatan yang k

