"Huft, capek banget," keluh Dinda akan duduk di depan tenda. Senam pagi telah selesai. Mereka kembali ke tendanya masing-masing untuk menunggu makan pagi yang sedang diambilkan oleh seksi konsumsi. Di dalam tenda, mereka masing-masing mengikat rambutnya sambil menggunakan buku untuk dijadikan kipas. Udaranya memang sejuk, tapi tak mampu membuat keringat dingin bisa hilang. Malah rasanya semakin panas. Bahkan wajah mereka saja terlihat memerah. "Biasanya aku nggak pernah seperti ini," ujar Ola. "Benar, La, kalau aku senam nggak pernah keringatan sebanyak ini juga," sahut Amel sambil mengusap keringatnya menggunakan punggung tangan. Setelah itu, dia merebahkan tubuhnya di atas karpet. Tujuannya Amel hanya ingin mendapatkan angin secara gratis dari teman-temannya tanpa susah payah harus

