"Tentu kita mau berusaha agar bisa keluar dari sini, Ana," jawab Dinda penuh dengan semangat. "Nah, kalau gitu maka kita harus lebih semangat lagi buat bisa mendapatkan ini semua. Tujuan kita saat ini harus fokus untuk bisa keluar dari sini. Jangan lupa berdoa dan terus berusaha. Kita harus kompak dan semangat. Ingatlah bahwa semangat pada diri kita itu bermula dari sebuah tujuan yang akan kita capai. Apalagi kita ini bersama maka kita harus bekerja sama!" Ujar Ana bagai sedang ceramah di atas mimbar. Anggotanya menganggukkan kepala tanda setuju. Hanya saja Elsa masih diam sambil menangis. Penyesalannya sampai saat ini belum usai. Ana sangat paham bahwa saat ini, Elsa merasakan malu. Tak dipungkiri bahwa rasa iba yang ada di dalam diri Ana lebih dominan daripada rasa kebencian yang m

