PERTIWI "Tiwi mau tidur di kamar ini," jawab Mas Kevin dengan wajah menyesal. Di keadaan ini aku jadi merasa seperti pelakor sementara Mbak Julia adalah istri sah. "Lho, kok?" Mbak Julia seperti tidak percaya. "Maksudnya kita tidur bertiga?" Mas Kevin baru akan menjawab ketika aku langsung menyela. "Enak saja bertiga. Aku akan tidur di kasur. Kalian tidur di bawah." Mata Mbak Julia melotot seperti mau keluar. Pasti dia akan marah. "Apa?! Aku tidur di bawah?! Yang benar saja?! Memangnya tidak terbalik?!" "Ya tidak dong. Aku kan nyonya rumah ini." "Tapi kamu tidak dicintai oleh Kevin. Sedangkan rumah ini miliki Kevin." "Untuk apa dicintai kalau tidak dinikahi? Adakah yang mengakui hubungan kalian sebagai kebanggaan? Tidak ada kan?" Rahang Mbak Julia mengencang dengan jemari terangka

