Bab 28

1177 Words

PERTIWI "Mbak, ada tamu." Pagi-pagi aku sudah terkejut. "Tamu? Siapa?" "Dia mengaku bernama Kevin mbak." Bagai tersambar petir aku mendengar itu. Hati bertanya-tanya. Kenapa Mas Kevin datang ke sini? Apa dia tidak ke kantor? Aku menatap karyawanku itu. "Aku akan segera menemui dia. Tolong kamu buatkan minuman ya." Karyawanku itu mengangguk. "Baik mbak." Dia berbalik dan kemudian pergi dari ruangan ini. Aku tak takut manusia. Sungguh aku tidak takut. Tapi untuk berhadapan dengan Mas Kevin, aku butuh kesiapan mental. Setelah menarik nafas beberapa kali, aku pun meninggalkan ruanganku. Dan benar, ada Mas Kevin di salah satu meja. Di depannya terhidang segelas minuman yang dibuatnya oleh karyawanku. "Ada apa Mas datang ke sini?" Sapaku sembari mengambil duduk di salah satu kursi y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD