LIMA - HASIL

1038 Words
Seminggu kemudian... "Pagi anak-anak, tadi pagi ada salah satu utusan dari Fairy Academy yang datang untuk mengkonfirmasih bahwa ada tujuh anak yang lolos seleksi, selengkapnya akan diumumkan besok," ucap wali kelasku. *** Saat istirahat... "Ly, aku deg-degan banget..." kata Crystal. "Aku juga, kamu kira cuma kamu yang deg-deg an," jawab Crystal. "Kalian ngak nanyain aku?" tanyaku. "Ngapain nanya orang yang udah pasti masuk," jawab Crystal "Iya, betul itu," kata Lyra membenarkan perkataan Crystal. "Emang kalian tau darimana?" tanyaku. "Ya nebaklah, dimana mana juga peri pasti masuk Academy," ucap mereka berdua sambil agak berbisik. *** Keesokan harinya... Sentral : pengumuman kepada semua murid yang mengikuti seleksi, siang ini saat jam pelajaran terakhir hasil seleksi akan diumumkan. Oleh karena itu semua anak, baik yang mengikuti dan tidak mengikuti seleksi, silahkan berkumpul di hall atas, terima kasih dan selamat pagi. . . . Istirahat pertama... "Aku tambah deg-deg an..." ucap Crystal. "Iya aku juga, pokoknya moga-moga kita masuk semua," ucap Lyra. "Iya," ucapku mengiyakan.  *** Istirahat kedua... "Hm karena kepikiran terus jadinya dari tadi aku ngak konsen ke pelajaran," ucap Lyra gelisah. "Aku juga," ucap Crystal. "Aku ngak tuh, ngak masuk juga ngak masalah kan," ucapku masa bodo. "Hehhh walau kamu kami ajak bukan berarti pasrah gitu dong," ucap Crystal kesal. "Iya iya," jawabku.  *** "Hai semuanya, akhirnya kita bertemu lagi, di kesempatan kali ini kita akan membicarakan hasil seleksi, seperti yang kalian ketahui, dari hasil seleksi ada tujuh anak yang lolos dalam praktek dan kriteria. Siapakah ke tujuh anak itu? Kalian semua pasti penasaran kan, langsung saja ya. Perhatian bagi anak yang dipanggil silahkan maju ke depan," ucap pembawa acara. "Kita mulai dari yang ketujuh ... Dengan masakan lezatnya yang berbalutkan krim vanilla dengan toping chocochip yang manis kayak saya ... Eh," ucap pembawa acara mencairkan suasana yang sangat tegang. "Ih geer," "Kepedean," "Idih," "Wooo," "Masa? Bodo," Ucap anak-anak membalas gurauan pembawa acara tadi, tapi memang manis sih menurutku eh balik ke topik lagi... "Biarin kepedean," ucap pembawa acara membalas ocehan para murid. "Baik saya lanjutkan ya, benar sesuai pikiran kalian ... Orang ketujuh yang lolos adalah pengguna sihir memasak yang indah, dan namanya adalah...," lanjut pembawa acara. Tiba-tiba hall langsung hening seketika. "Namanya adalah...," lanjut pembawa acara mengulangi perkataanya sebelumnya. "Selamat kepada Lyra Croscent Frozt dari kelas 10.2 dan nomor seleksi 35," lanjut pembawa acara memberitahukan peserta ketujuh yang lolos. "Yes," Lyra langsung berteriak senang. "Selamat ya," bisikku dan Crystal pada Lyra. Setelah itu Lyra maju ke depan. "Wah wah semakin panas ya hawanya, tersisa enam anak lagi," kata pembawa acara. "Ok langsung saja untuk yang keenam, dia ini berbau ilmuwan hm bermain dengan ramuan yap sihir alkemia. Sihir alkemia adalah sihir ketiga tersusah di Fairy Academy. Menurut catatan hanya ada sekitar sepuluh orang yang menunjukkan sihir alkemia pada seleksi kali ini. Namanya adalah ... Lewinsky Frederick Ryan dari kelas 10.5 dengan nomor seleksi 15," ucap pembawa acara. "Wow, bukannya itu Ryan yang terkenal karna kaya dan pintar kan!?" tanyaku pada Crystal. "Iya, dia memang Ryan yang terkenal itu," jawab Crystal. Setelah Ryan maju, pembawa acara melanjutkan pembacaan anak yang lolos seleksi beasiswa. "Ok hawa semakin memanas, sekarang kita lanjut ke nomor lima, hm sihirnya itu menenangkan, membuat orang hanyut dalam alunan melodinya yang halus, yap peserta ini menampilkan sihir musik, sihir yang mengalun dengan lembut ... Jadi siapa kah yang kelima? Dan yang kelima adalah ... Melody Skye Corsa dari kelas 10.8 dengan nomor seleksi 33, silahkan maju," ucap pembawa acara.  "Hmm Melody pasti masuk sihhh, alunannya selalu tepat dan bisa mengambil hati orang," ucap Crystal. "Iya," ucapku menanggapi Crystal. "Ok nomor empat, kita langsung ke nomor empat. Hm ini cewek lagi, dengan sihir yang sama. Kira-kira siapa ya yang bisa mengalahkan alunan lembut Melody ... Ternyata seseorang yang membawakan lagu dengan alat musik yang indah. Permainannya menawan hati semua juri, pengendaliannya patut dipuji, siapa kah dia? Dan ternyata nomor empat adalah ... Crystal Fernanda Frinza dari kelas 10.2 dengan nomor seleksi 37," ucap pembawa acara. "Horeee," teriaknya senang. "Semangat," bisiknya sebelum ke depan. "Oke oke, waktu kita tidak terlalu banyak tinggal empat puluh menit lagi jadi kita lanjutkan saja ya ke nomor tiga, hm sudah masuk tiga besar saja, sekarang kita kembali ke sihir alkemia ... Seorang pria yang sangat handal mencampur bubuk-bubuk cinta antara kamu dan aku eh maksudnya mencampur ramuan dengan berbagai jenis kandungan ... Siapakah itu? Lansung saja nomor tiga adalah ... Foster Frizt Grath dari kelas 10.16 dengan nomor seleksi 8. Selamat kepada Grath! Silahkan maju ke depan," ucap pembawa acara memberitahukan orang nomor tiga yang lolos seleksi. "Hm sepertinya aku tidak ada kesempatan untuk lolos deh, sudah dua besar, kemungkinannya sangat kecil," gumam Chloe dalam hati. "Hm kita lanjut ke nomor dua. Siapa ya kira-kira? Cowok lagi nih ... tenang untuk nomor satu cewek kok, jadi yang cewek masih punya kesempatan," ucap pembawa acara melanjutkan membacakan hasil seleksi. "Hm lansung saja ya kasian juga kaliannya tegang berlebihan, jadi nomor dua adalah ... siapa ya!?" lanjut pembawa acara. "Nomor dua adalah ... Floyd Deacon Cronkite yang menampilakan sihir bertarung, dari kelas 10.12 dengan nomor seleksi 17," ucap pembawa acara melenyapkan semangat anak-anak cowok. "Yap lansung ke nomor satu, dengan kekuatannya perempuan ini menunjukkan sihir pengendalian. Sihir pengendalian adalah sihir tersusah di Fairy Academy. Karena tanpa adanya latihan intensif, sangat susah mengendalikan bahkan mengeluarkan sendiri sihir ini. Hm kira-kira siapa ya yang memiliki kekuatan sihir sehebat itu!? Langsung saja ya," ucap pembawa acara.  "Namanya adalah..." "Adalah..." "..." "Cyntia Chloe dari kelas 10.2 dengan nomor seleksi 39, silahkan maju ke depan," ucap pembawa acara melanjutkan ucapannya. Chloe kaget dengan hasil seleksi yang mengatakan bahwa dia mendapat nilai tertinggi pada seleksi. Chloe langsung maju ke depan, setelah sampai ke depan semua murid menyorakinya. "Selamat yaaa," bisik Crystal dan Lyra. "Iya," jawabku. "Baik, sebelumnya diberitahukan bahwa tiga besar dalam seleksi akan mendapatkan beasiswa dengan kategori VIP, jadi ketiga murid tersebut tidak hanya mendapat kan beasiswa tetapi pelayanan termewah seperti murid spesial. Dan mereka akan mulai bersekolah dan berasrama di Fairy Academy 3 hari lagi. Dan kami akan mengantar mereka sekitar 2 hari lagi. Jadi setelah ini, silahkan kalian berberes barang," ucap pembawa acara mengkonfirmasi tentang jadwal kami.  Setelah diberi tanda penerimaan beasiswa dan mengisi suatu form yang berisi tentang biodata. Mereka dipersilahkan pulang bersamaan dengan bel pulang.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD