"Nao, kalau kamu adalah zat tambahan dalam obat, kamu sejenis corrigens saporis. Zat tambahan yang digunakan untuk memperbaiki rasa obat, melenyapkan pahit, menghadirkan rasa manis." Nao terseyum masam mengingat ucapan Orion beberapa tahun lalu. "Apa sekarang aku udah enggak bisa kasih rasa manis itu lagi di hidup kamu, Ori?" gumamnya. Seharusnya hari itu Nao marah. Kenapa ia mudah sekali tersanjung saat Orion mengatakan demikian? Bukankah lebih menyenangkan jadi zat aktif? Kendati pahit, tetapi tetep pemeran utama karena berkhasiat menyembuhkan. Sekarang, Nao seperti tak berguna. Habis manisnya kemudian dikesampingkan. Perempuan itu menghela napas. Apa saat ini pola pikirnya terlalu picik? Apa Nao tidak bijaksana dengan mengalamatkan tuduhan sedemikian keji untuk sesuatu yang belum bi

