Orion yang memusingkan

1318 Words

Waktu terus berjalan, meninggalkan semua rasa sakit, mengubur dalam kepahitan. Sekarang Nao benar-benar merasa dicintai. Semua orang memanjakannya; orang tuanya, Orion, Alfa, bahkan karyawannya. Mereka tampak antusias begitu mendengar kehamilan Nao. Apa pun yang Nao inginkan selalu dipenuhi, tanpa terkecuali. Setiap hari pula Orion semakin waspada. Pernah tanpa sengaja memergoki adegan Bayu menolong Nao sungguh membuat hatinya meradang dan was-was tak berkesudahan. Padahal, Nao sudah menjelaskan kalau Bayu sekadar menolong karena waktu itu Nao tiba-tiba merasa pusing. "Wah, kamu jangan cari kesempatan pegang-pegang istri saya." "Modus kamu, ya?" "Kenapa lihatin istri saya sebegitunya? Naksir kamu?" "Jangan terlalu perhatian sama istri saya, udah ada suaminya kok tenang aja." "Nao, ja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD