setelah beberapa bulan aries hanya mengenal qaila melalui jaringan telfon,akhir nya aries memberanikan diri untuk mengajak qaila bertemu dan bertatap muka secara langsung.
Aries pov
"aku rasa sudah waktu nya bagi ku untuk mengajak qaila bertemu secara langsung" gumam aries dalam hati,ia pun mengambil telfon seluler nya dan menghubungi qaila.
"hallo qaila assalamu'alaikum" sapa aries pada qaila setelah sambungan telfon mereka terhubung
"wa'ailakumsalam ries"
"qaila kita sudah hampir 2 bulan saling mengenal melalui telfon,dan jika kamu tidak keberatan aku ingin mengajak kamu bertemu secara langsung,apakah kamu bersedia?" tanya aries pada qaila dengan penuh harap.
"boleh ajah sih ries,memang kapan mau bertemu"
"kalau minggu depan bagaimana?apa kamu bisa?" tanya aries
"bisa kebetulan aku juga pas libur kerja hari itu,kita mau bertemu di mana?"
"nanti aku WA kan tempat nya yaa " jawab aries pada qaila dengan hati yg begitu senang
"ooh okay kalau gitu,eeh maaf uda dulu yaa ries aku mau lanjut kerja lagi "
"ooh iyaa maaf kalau ganggu jam kerja kamu yaa "
"iyaa ries gpp kok,sampai jumpa minggu depan yaa "
"iyaa qaila,yaa uda kalau gitu lanjut kerja lagi giih,assalamu'alaikum qaila"
"iya wa'alaikumsalam aries "
setelah sambungan telfon aries dan qaila terputus,aries langsung memcari rekomendasi tempat yang bagus untuk pertemuan nya dengam qaila.
Qaila pov
hari ini adalah waktu dimana qaila dan aries akan bertemu,entah mengapa qaila sedikit gugup akan pertemuan ini,setelah mengenakan atasan kemeja warna biru laut dan celana jens warna biru dongker,serta kerudung berwarna biru tak lupa melekat pada kepala qaila menutupi seluruh rambut nya,qaila pun melajukan motor nya menuju tempat ia dan aries saling bertemu.
aries sempat menawarkan diri untuk menjemput qaila di kos nya tapi qaila menolak nya karna belum merasa nyaman akan hal itu.Dan akhir nya qaila pun sampai di sebuah caffe tempat ia dan aries bertemu,qaila melangkahkan kaki nya memasuki caffe tersebut dengan degub jantung yg kian terpacu.ketika memasuki caffe bernuansa alam tersebut,qaila sempat melihat kesana kemari mencari keberadaan aries,sebab aries mengatakan bahwa ia telah sampai dan menunggu di dalam caffe.setelah mengedarkan pandang menyapu seluruh penggunjung caffe,qaila mendapati seorang laki-laki yg tak lain adalah aries melambaikan tangan nya ke arah qaila dengan senyum yg mengembang,beberapa saat mata mereka terkunci satu sama lain dan qaila bisa merasakan ada sesuatu yang berbeda pada hati nya saat mereka saling tatap.qaila melangkahkan kaki nya lebih dalam ke arah laki-laki yang saat ini masih memandang nya,setelah sampai di meja tempat aries duduk ia langsung berdiri dan menyalami qaila dengan menyebutkan nama nya,qaila pun menyambut hangat uluran tangan aries dan menggenggam tangam aries lembut sambil menyebutkan nama nya,setelah itu aries menarik kursi dan mempersilahkan qaila untuk duduk.
"susah gk qai cari alamat caffe nya"
"enggak sih ries"
"kamu mau pesan apa qai"
"eemmh lemon tea 1 sama brownis 1"
"gk mau makan nasi qei"
"aku masih kenyang sih ries tadi sore habis dapat traktiran dari teman kerja aku"
"ya udah kalau gitu"
aries kemudian memanggil salah satu karyawan caffe tersebut untuk memesan makanan meraka.hingga pesanan mereka datang aries dan qaila saling berbagi cerita tentang pekerjaan,lingkungan sekitar,kegemaran dan banyak hal lainnya,saking asik nya mereka ngobrol sampai tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam,mereka pun keluar dari caffe dan saling undur diri masing masing kembali ke tempat nya.
"aku balik dulu ya ries,senang bisa berbagi cerita ke kamu"
"yakin gk mau di antar qei,ini uda malam loh?"
"gk usah gpp ries,lagian kost ku juga gk terlalu jauh dari sini kok"
"baiklah qei,sampai jumpa minggu depan yaa"
"eehh gimana?" tanya qaila sambil menautkan alis nya tanda tak mengerti
"iyaa aku mau kita bisa bertemu lagi minggu depan qei" jawab aries sambil mencubit pipi qaila,sementra qaila hanya tersenyum melihat cara aries memperlakukan nya.