Pagi yang Menyenangkan

1109 Words

Meski semalam tidur larut malam, Naresh masih bisa bangun di awal pagi. Dia bahkan masih bisa melihat adik-adik Clay yang sudah rapi dengan seragam sekolah, dan siap-siap pergi dan baru saja menyelesaikan sarapan pagi. Begitu juga dengan Clay, dia sudah sangat rapi dan cantik dengan penampilan yang lebih 'cewek' dengan baju putih gading lengan panjang dipadu stelan rok cokelat tua pendek di bawah lutut. "Haha. Aku kira Papa, rupanya Mas Naresh!" Jordan tertawa lepas saking terkejutnya saat melihat Naresh dari belakang yang sedang duduk di kursi makan, menikmati sarapan bersama Clay. Naresh memang memakai stelan kerja pemberian Bisma, yang warna senada dengan baju yang dipakai Clay. Jordan lalu pamit sambil mencium punggung tangan Naresh. "Yang rajin belajarnya," ucap Naresh, dia acak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD