Kamu Mau?

1071 Words

Sabine membalas senyuman Kana dari jauh. Dia mengerti Kana sosok yang tidak cepat tersinggung. Wanita bertubuh tambun itu malah berjalan berlenggak-lenggok memamerkan bokongnya yang besar dan kencang. Suasana apartemen pun jadi sangat ramai dan penuh kehangatan akibat candaan antara Sabine dan Kana. Ditambah lagi ada beberapa kerabat yang mengunjungi apartemen Akhyar. Akhyar adalah orang yang paling bahagia hari itu, melihat begitu ramai apartemennya dipenuhi canda tawa. Clay tidak beranjak dari sisinya, Akhyar tidak membolehkannya. Bahkan Bisma saja tidak bisa mendekati putri sulungnya, tapi dia mengerti sikap si tua Akhyar. Dari Kana dia tahu apa-apa yang membahagiakan orang-orang seusia Akhyar atau mamanya sendiri, yakni ingin dimengerti dan mendapat perhatian dari orang-orang tersayang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD